Untuk Seseorang Yang Ku Panggil Ayah

8:16 PM

Follow my blog with Bloglovin


source : pinterest

Sambil membaca kisah ini alangkah lebih baik kamu mendengarkan instrumen ini


  Jika aku mampu bercerita mengenai suatu kisah perihal seseorang, mungkin kisah ini yang akan menjadi kisah yang terbaik. Kisah mengenai seorang Ayah...

  Sebelumnya, aku akan mengenalkan sosok seorang lelaki yang kupanggil Ayah. Dia adalah cinta pertama saya. Dia adalah seseorang yang pertama kali membisikkan kalimat yang lebih indah daripada kalimat cinta. Dia adalah seseorang yang pertama kali menggenggam tangan saya. Dan dia adalah semesta bagi saya. 

  Ayah saya berumur 40 tahun saat ini. Di umurnya yang sudah tidak tergolong muda lagi, beliau masih memiliki jiwa yang masih sama ketika ia berumur belasan. Iya, seperti biasa. Umur mungkin sudah tua, namun bagi ayah saya jiwanya tetaplah jiwa muda. Selain itu, di umurnya yang sudah tak tergolong muda beliau harus menanggung tanggung jawab yang besar, yaitu merawat, membesarkan, serta mendidik kami anak-anaknya seorang diri. Hebat bukan?

" Lantas, menurutmu apa arti seorang ayah bagimu? "
  Ayahku. Mungkin bagi dunia dia bukanlah superhero layaknya superman maupun batman. Tapi beliau adalah seorang ayah super bagi saya. Anak gadisnya. Beliau sangatlah berarti bagi saya. Meski saya sudah menginjak umur belasan bahkan hampir menginjak umur kepala dua. Tetap saja, bagi beliau saya adalah gadis kecilnya.

  Bercerita mengenai ayah. Ayah saya selalu mengajarkan banyak hal terkait hidup. Beliau juga mengajarkan kebaikan dibalik setiap keburukan, dengan begitu beliau menjadikan saya menjadi pribadi yang bijak dalam bersikap dan dalam menghadapi segala masalah dalam hidup yang akan saya jalani. Beliau acapkali mengajarkan saya untuk menghapus air mata saya seorang diri, dengan begitu beliau menjadikan saya pribadi yang tangguh untuk menghadapi segala ketidakmungkinan semesta.

  Mungkin ia tak pandai dalam mengepang rambut saya. Sering kali tak sabar dalam menghadapi saya. Sering kali kacau dalam beberapa hal terkait rumah tangga. Namun saya tahu, dialah yang terbaik. Iya, dia yang terbaik.

  Dia tanpa lelah mengais sedikit demi sedikit pundi-pundi uang untuk makan kami sehari-hari. Ia dengan segala kepanikannya, mampu menyembuhkan saya ketika saya sakit. Dan dengan ketegasannya mampu membuat saya menjadi 'seseorang'. Iya, beliau yang membentuk pribadi saya hingga seperti saya yang sekarang ini.

  At last but not least, I just want to say I'm so proud to be your daughter, dad. And I'm so very lucky for all he has done. He's the very best dad ever. I love you dad. I love you as always. Happy Mother's Day, Dad. You're not only my best dad ever, but you also my best 'mom' ever. Thank you for all the love you gave to me 

self-document

You Might Also Like

38 sumbangan suara

  1. "AYAH" Ngomongin sosok seorang Ayah.. Aku sendiri tidak terlalu akrab dengan kedua orangtua ku, karena dari kecil, mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sayang sekali. Tapi anyway, dulu gue juga sempat gitu gak terlalu akrab sama kedua orang tua gue, sampai salah satu dari mereka nggak ada karena pada saat itu ya sama kaya elu. Mereka sibuk dengan pekerjaan mereka. Tapi akhirnya dengan adanya kehilangan, kita bisa saling dekat satu sama lain.

      Dan untuk kamu, jangan sampai kehilangan yang mempersatukan dan mengakrabkan kamu dengan kedua orang tuamu ya. Dekatlah dengan mereka, meskipun mereka sibuk. :)

      Delete
    2. Iya... sekarang sih tetap jauh.. tapi untuk kedepannya pengen berkumpul bareng deh.. apalagi bentar lagi mau tahun baru.. :D

      Delete
    3. Semoga bisa kumpul yaa. Jangan lupa bahagia, raya dan keluarga :D

      Delete
  2. Sayangi kedua orangtuamu, ibumu dan ayahmu. karena bila salah satu dari mereka telah tiada. Kamu akan merindukannya.


    jadi kangen bapak saya~ :(


    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, bener banget bang. Kalau kangen coba di hubungin, terus coba juga luangin waktu buat bareng sama beliau. Insyaallah kangennya bakal terobatin :)

      Delete
  3. Ahhh.. aku terhura..
    jadi kangen orang tua dirumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ((terhura)) wkwkwk :D

      Kalau kangen ya cobalah hubungin, kalau udah libur kuliah/kerja usahain pulang ~

      Delete
  4. semoga ayahmu sehat dan panjang umur
    dan semoga kita bisa jadi anak yang berbakti

    salam kenal ya dr anewsimplelife.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Terima kasih atas kesemogaan yang abang sampaikan. Semoga Allah mengiyakan segala kesemogaanmu ya bang

      Salam kenal kembali dari ditsa :)

      Delete
  5. Saya jadi Baper...
    sebagai anak perantauan, jarak menjadi semacam musuh bagiku.
    gara2 postingan ini akhirnya jadi kangen rumah, nanti tahun baru insyaAllah mudik ah. Mau sungkem ke orang tua :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejauh apapun kamu pergi, dimanapun kau tinggal. Tetap. Ingatlah untuk pulang. Sesungguhnya pelukan ternyaman telah menunggumu untuk melepas penat :D #aseeek

      Delete
  6. Terharu :(
    pengen mudik jadinya.. hehe
    Mudah2an januari bisa mudik nanti :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, jangan lupa mudik ya. Jangan lupa bahagia :D

      Delete
  7. Entah kenapa aku dari kecil lebih akrab sama ayah ketimbang ibu. Apa apa juga curhatnya sama ayah hehe
    Walaupun udah umur 20 han aku masih suka ngintilin ayah kemana mna kalo pergi, salah satunya kalo kondangan. Sering diejekin sodara atau kawan, tapi bodoamat haha

    Hebat ayahmu membesarkan anak anaknya sendiri. Salam ya buat beliau, semoga sehat selalu. Tulisanmu sukses bikin aku baper :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, tapi aku dulu sih lebih dekat ke Ibu. Namun sepeninggal ibu, sekarang aku jauh lebih dekat ke ayah hehe

      Wa'alaikumsalam, aamiin terima kasih kak tika buat doanya. Anyway salam balik buat keluarganya kak Tika disana. Sehat selalu ya. Selamat berbaper ria :))

      Delete
  8. wah biasanya aku hanya menemukan sosok ibu yang kuat. tetapi dengan kamu, ayahlah yang luar biasa hebat. Bicara tentang lelaki, sosok ayah pasti melekat kuat pada putrinya. Seorang yang kaku dan tidak luwes, tetapi memberikan cintanya yang luar biasa pada keluarga. rela merantau jauh hanya agar anak dan istrinya bisa makan dan sekolah.

    Father, He is the best man in the world

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, that's right. He's the best man in the world. IMO, he's the best superhero in the world :)

      Delete
  9. Lebih cocok baca ini sambil diiringin lagunya simple plan - perfect :))

    Setiap ayah pasti bakal jadi superhero buat keluarganya, gak peduli sekeras apapun beliau, sebagai anak pasti tetep bakal sayang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah iya sih bener-bener. Kelupaan kalau ada yang lebih pas hehe. Thank you sudah memberi saran :)

      Yup, bener banget setiap ayah pasti bakal jadi superhero buat keluarganya, beliau rela berjuang keras demi keluarganya supaya tetap bisa hidup dan makan. Meski terkadang beliau tidak menunjukkannya secara langsung.

      Delete
  10. Arti ayah bagiku adalah Superhero, meskipun gak bisa terbang tapi punya kekuatan yang sangat berarti bagiku, bisa memenuhi kebutuhan keluarga, memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

    Tapi ayah sekarang udah berada di dunia yang berbeda, saatnya aku bersiap-siap jadi ayah kelak, semoga aku bisa seperti ayahku. Membahagiaakan keluarga tercinta.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga abang kelak bisa menjadi figur ayah yang baik seperti ayah abang ya. :)

      Delete
  11. Waktu gue masih SMP,ayah gue selalu memberikan masihat kepada gue setiap kali gue diantar sekolah dan kejadian itu masih gue ingat.

    Apa yang gue mau selalu diberikan dan gue merasa deket banget dengan ayah gue itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cerita sedikit boleh lah, nasihat apa sih yang sering beliau kasih ke elu? Mmm, maksudnya nasihat dalam hal apa yang sering beliau kasih buat lu?

      Delete
  12. Wah pas sekali tulisannya tentang ayah. Mungkin gue saja ya yang terlalu naif kalo gue itu sebenernya bisa mengungkapkan rasa sayang dan bangga bisa jadi anaknya, namun, semuanya sudah terlambat. Disaat beliau sudah tidak ada lagi di dunia ini, gue merasakan hal itu semua. Hmm. Dad, mungkin engkau tak pernah mendengar aku mengucapkan rasa bangga dan sayang kepada mu secara langsung, namun percayalah, aku, anak kedua mu ini sangat bangga dan sayang sekali kepadamu. Hanya bisa titip doa buat beliau. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, terkadang gue juga gitu. Terlalu naif (atau mungkin bisa dibilang) terlalu gengsi buat ngakuin kalo sebenernya gue sayang banget sama ayah gue. But at least, gue sebisa mungkin untuk menunjukkan rasa cinta gue ke beliau dengn selalu berperilaku baik dan semampu gue buat mewujudkan impian yang beliau amanahkan ke gue.

      Dan terakhir, buat elu. Gue yakin ayah lu bangga sekali disana melihat lu yang selalu doain dia, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik versi lu buat dia. :)

      Delete
  13. terharu, ditambah jadi kangen ayah...
    ingat masa masa lalu saat ayah masih ada...

    membahas tentang ayah, entah kenapa gue jadi remaja yang cukup cengeng...
    menyesal dulu tak akrab dengannya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nangis ya? duh, postingan gue udah bikin satu korban nangis ini. *nyodorin tissue*

      Delete
  14. Aaah, aku jadi inget dulu waktu masih mahasiswa baru. Homesick banget. Ibu dan Ayah sampai aku bikinin lagu, trus pas Ayah ke Bandung, aku langsung kasih dengar lagunya ke Ayah.

    Bagaimanapun sikap orang tua ke kita, tetaplah mereka yang sudah mau membesarkan kita. Gue bersyukur udah lahir dan besar ditangan mereka. Alhamdulillah

    ReplyDelete
  15. Ngomong-ngomong soal "Ayah" Hhehe aku ngga akrab dengan ayahku.
    Kami sering adu argumen..
    Walaupun setiap hari kami adu argumen.. Aku tetep sayang "Ayah"ku

    Duhh jadi ikut baper baca post ini sambil dengering lagu itu.. *Judulnya lupa*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat berbaper baper ria, selamat merindu dengan ayah. *nyodorin tissue se dus* *persiapan kali aja ntar nangis ditengah jalan*

      Delete
  16. Untukku Bapak itu apa ya? Susah diungkapkan .
    Beliau adalah segala-galanya. Alhamdulillah. Aku bersyukur banget sampai hari aku menulis komentar ini, bapakku masih ada disampingku. ^^

    Btw backsoundnya sendu, tapi kurang nyesek. hehehe
    Coba lagu Sodagreen - Childhood. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulllah, titip salam ya kak buat beliau :)

      Delete
  17. Kok gua bacanya sambil ngerap iya??? Kayak yonglex....wkwkkwkw :v

    Anak perempuan itu lebih deket ke bapaknya, sedangkan anak laki lebih ke ibunya. Gua sih pribadi lebih deket ke ibu ketimbang ayah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh buset kenapa lu jadi baca sambil ngerap? lu mau nyaingin yonglek pa gimane?

      Delete
  18. Hiks jadi sedih banget bacanya diiringi sama instrumen yg pas gini. bisa aja nih si kucing nyuruh baca artikel ini sambil dengerin instrumennya. tapi karena itu jadi sinkron dan makin enak di baca. Salut selalu sama ayah! orang terkuat yg pernah ada

    ReplyDelete
  19. Ngomongin ayah tuh gak ada habisnya, ya walopun gue gak terlalu akrab sih, tapi biar begitu dia juga orang tua kan, lha jadi baper dah ahahah...

    ReplyDelete
  20. Mantap. Seorang ayah, memang selalu dapat menjadi superhero bagi anaknya. Meskipun dia bukan sosok yang dapat menjadi batman atau superman bagi dunia, tapi posisi superhero itu selalu ada dimata putrinya. Ngomongin soal ayah juga, biasanya dia adalah sosok paling keras masalah menantu :")

    ReplyDelete

Terima kasih udah baca artikel (gak mutu) di blog Kucing ini. Silahkan tinggalin upil kalian disini, kali aja ntar ada pemburu upil ngambil upil kalian. Dan kalian yang jomblo bisa berjodoh dengan mereka. Horee :)

Powered by Blogger.

Instagram